Pengaturan ic-personalisasi
Pengaturan
Kelola konten HI-LITE yang ingin Anda dapatkan pada menu Pengaturan.
OK
ic-option
Anda akan lebih sedikit menerima konten seperti ini
Batal
Anda akan kembali menerima konten seperti ini
Personalisasi Konten Berhasil
Hi-lite Terbaru
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
International

AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya

Militer Amerika Serikat (AS) kembali menyerang wilayah Iran pada hari Minggu (12/7/2026) dini hari. Ini merupakan serangan putaran ketiga terhadap Republik Islam dalam minggu ini. Alasan Amerika menyerang wilayah Iran kali ini adalah karena Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah menyerang M/V GFS Galaxy, sebuah kapal kontainer berbendera Siprus yang melintasi Selat Hormuz. Pihak Iran langsung menutup kembali Selat Hormuz.
Scroll
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
International

Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin

Iran pada hari Minggu (12/7/2026) mengumumkan telah menutup Selat Hormuz setelah pasukannya menyerang sebuah kapal yang melakukan perjalanan melalui rute yang tidak diizinkan. Teheran memperingatkan bahwa setiap pembalasan atas insiden tersebut akan ditanggapi dengan respons yang keras. "Sebuah kapal yang membahayakan keamanan maritim dengan mematikan sistemnya telah diserang dan dihentikan," kata Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dalam pernyataan.
Scroll
30 Pati TNI Angkatan Udara Naik Pangkat
Nasional

30 Pati TNI Angkatan Udara Naik Pangkat

Sebanyak 30 Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara (AU) naik pangkat. Mereka telah melaporkan kenaikan pangkat tersebut kepada KSAU Marsekal TNI M Tonny Harjono di Gedung Pandawa, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (9/7/2026). Adapun rinciannya, 23 perwira berpangkat kolonel pecah bintang menjadi Marsekal Pertama (Marsma) alias bintang satu. Salah satunya adalah Komandan Pangkalan TNI AU Sultan Hasanuddin Marsekal Pertama TNI Vincentius Endy Hadi Putra.
Scroll
Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara
Nasional

Mega Korupsi Penegak Hukum Merusak Ekonomi Negara

Kasus mega korupsi mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah berpotensi merusak ekonomi negara. Sebab kinerja ekonomi tidak hanya dipengaruhi faktor-faktor ekonomi saja, seperti modal, tenaga kerja, atau teknologi, tetapi juga oleh kualitas institusi hukum.
Scroll
Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU
Nasional

Breaking News! Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA) ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang. Status hukum Febrie diumumkan pada Sabtu (11/7/2026). Febrie ditetapkan sebagai tersangka bersama satu pihak swasta berinisial DR. Belum diungkap siapa DR yang dimaksud.Febrie diduga melakukan TPPU dalam penanganan sejumlah perkara hukum yang ditangani oleh aparat penegak hukum.
Scroll
Rudi Margono Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus
Nasional

Rudi Margono Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus

Jaksa Agung ST Burhanuddin menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menyusul pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatan tersebut. Penunjukan itu dilakukan setelah Jaksa Agung menerima pengunduran diri Febrie yang efektif berlaku mulai 11 Juli 2026. Saat ini, Rudi masih menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pengawasan. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Perintah Jaksa Agung Nomor: PRINT-76/A/JA/07/2026.
Scroll