Pengaturan ic-personalisasi
Pengaturan
Kelola konten HI-LITE yang ingin Anda dapatkan pada menu Pengaturan.
OK
ic-option
Anda akan lebih sedikit menerima konten seperti ini
Batal
Anda akan kembali menerima konten seperti ini
Personalisasi Konten Berhasil
Hi-lite Terbaru
Kisah Ayah Tukang Cilok yang Jadi Artis TikTok
Lifestyle

Kisah Ayah Tukang Cilok yang Jadi Artis TikTok

Sebelum berhasil jadi sosok influencer, artis TikTok Lukman Nurja merupakan pedagang cilok. Dia biasa sehari-hari berdagang cilok di depan rumah dengan dibantu sang ayah, Odang Jamaludin. Bahkan kini, dengan keberhasilan Lukman sebagai artis TikTok, Odang sekarang sehari-hari juga ikut menjadi content creator. Lukman menjelma jadi artis TikTok yang akunnya sudah memiliki jumlah pengikut sebanyak 4,2 juta dan tanda suka hingga 76,7 juta.
Scroll
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
International

Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk

Senat Filipina akan membuka sidang pemakzulan Wakil Presiden Sara Duterte pada hari ini (6/7/2026). Sidang pemakzulan ini tak hanya membuat nasib jabatannya berada di ujung tanduk, tapi karier politiknya—termasuk rencana pencalonan presiden 2028—juga dipertaruhkan. Ribuan polisi telah ditempatkan di sekitar gedung Senat di Manila untuk memberikan keamanan tambahan. Persidangan dapat berlangsung berbulan-bulan jika jaksa diberi waktu 62 hari untuk menyajikan bukti.
Scroll
Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
International

Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ

Turki telah menolakberlabuh kapal pesiar yang membawa sekitar 2.000 penumpang LGBTQ+. Alasannya, kegiatan kapal ini tidak sesuai dengan nilai moral Turki. Kapal pesiar Scarlet Lady berangkat dari Athena pada 5 Juli untuk pelayaran sewaan selama 10 hari yang diselenggarakan oleh Atlantis Events, perusahaan AS yang menyelenggarakan pengalaman perjalanan untuk komunitas LGBTQ+. Namun Turki menolak kapal ini berlabuh di pelabuhan Kusadas? dan Istanbul.
Scroll
Takut Ditangkap, Menteri Israel Ben-Gvir Batal Terbang ke AS
International

Takut Ditangkap, Menteri Israel Ben-Gvir Batal Terbang ke AS

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir dilaporkan telah membatalkan perjalanannya ke konferensi kepala polisi PBB di New York, AS pekan ini. Menurut laporan media-media Israel, dia batal terbang karena khawatir akan ditangkap atas tuduhan terlibat dalam kejahatan perang di Jalur Gaza, Palestina. Pejabat kementerian yang dipimpin Ben-Gvir mengatakan pembatalan kunjungan dibuat di tengah demonstrasi yang direncanakan untuk menentang kunjungan Ben-Gvir.
Scroll
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei
International

Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia terkejut oleh dukacita publik yang besar setelah kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Dia mengaku mengharapkan reaksi publik yang sangat berbeda di Iran. "Saya terkejut," kata Trump kepada Axios ketika ditanya tentang pemandangan prosesi pemakaman Khamenei. “Saya pikir orang-orang membencinya," katanya lagi. Tapi Trump tetap remehkan momen besar yang jadi sorotan dunia ini.
Scroll
Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei
International

Iran Gelar Salat Jenazah untuk Khamenei

Salat jenazah untuk mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan empat anggota keluarganya dijadwalkan digelar di Musalla Imam Khomeini di Teheran pada Minggu (5/7/2026) pagi, seiring Iran melanjutkan upacara perpisahan nasional. Salat jenazah akan dimulai pukul 06.00 pagi waktu setempat. Jenazah para korban agresi AS dan Israelitu telah disemayamkan sejak Sabtu di tempat tersebut untuk upacara berkabung dan perpisahan resmi.
Scroll
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Jual Buku
Nasional

Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Jual Buku

Terdakwa perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), melakukan penggalangan dana dengan menjual buku karyanya. Menurut Tifa, penjualan buku dilakukan untuk membantu perjuangannya dalam perkara ini. Dokter Tifa menulis bahwa dalam perjuangan ini dirinya butuh banyak sekali dana. "Kini, dengan berbesar hati saya memutuskan menggalang dana perjuangan semesta, melalui penjualan buku-buku karya saya."
Scroll